Kain yang bagus untuk gamis adalah hal terpenting yang sering kali dilupakan saat memilih baju muslimah, karena orang biasanya hanya berfokus pada model dan warna. Padahal, memakai gamis seharian tentu menuntut kenyamanan ekstra, apalagi kalau kamu tinggal di daerah tropis yang cuacanya sering kali panas.
Kalau kamu sedang bingung mencari referensinya, kamu berada di tempat yang tepat! Entah itu untuk gamis daily (sehari-hari), gamis syar’i, atau gamis untuk kondangan, setiap bahan pastinya punya karakteristik dan keunggulannya masing-masing.
Tanpa berlama-lama lagi, yuk simak 20 detail jenis bahan berikut ini agar kamu tidak salah pilih!
1. Katun Toyobo
Sebagai permulaan, Katun Toyobo adalah primadona untuk gamis bernuansa rapi dan elegan. Kain ini sangat halus, memiliki serat yang rapat, tidak menerawang, dan memancarkan efek sedikit glossy yang membuatnya terlihat mahal. Dengan begitu, kamu akan merasa sangat nyaman dan adem memakainya seharian.
2. Katun Rayon
Sementara itu, kalau kamu mencari kenyamanan mutlak untuk gamis di rumah atau gaya kasual, katun rayon adalah jawabannya. Kain ini super adem, sangat jatuh (flowy), dan menyerap keringat dengan sangat baik. Hanya saja, kamu harus rajin menyetrikanya karena bahan ini mudah kusut.
3. Katun Jepang
Di sisi lain, Katun Jepang memiliki ciri khas motif yang sangat cantik, warna yang tajam, dan tekstur yang lembut. Karena terbuat dari 100% katun, bahan ini akan memberimu rasa adem dan awet meski kamu sering mencucinya.
4. Katun Madinah
Selanjutnya, dengan menawarkan tampilan berserat tipis yang unik, katun Madinah sangat ringan, adem, dan jatuh. Oleh karenanya, kamu sangat cocok menggunakan kain ini untuk gamis bernuansa earth tone atau pastel yang memberikan kesan kalem dan anggun.
5. Linen
Berbeda dari jenis katun, kain linen memiliki tekstur serat yang jelas dan sedikit kaku di awal. Kendati demikian, proses pencucian akan membuatnya semakin lembut. Linen sangat cocok kamu jadikan gamis dengan gaya rustik atau minimalis kasual. Apalagi, bahan ini juga sangat kuat dan tahan lama.
6. Wolfis (Woolpeach)
Kemudian, ada wolfis yang merupakan bahan sejuta umat untuk gamis syar’i. Kainnya memiliki kerapatan tinggi, tidak menerawang, ringan, dan sangat jatuh saat kamu pakai. Bahkan, enaknya lagi, wolfis tidak mudah kusut dan menawarkan harga yang sangat terjangkau.
7. Moscrepe
Beralih ke kain bertekstur, Moscrepe memiliki permukaan seperti butiran pasir atau kulit jeruk yang halus. Kain ini cukup tebal sehingga menutupi tubuh dengan baik (tidak menerawang), lentur, dan mematok harga ekonomis. Akibatnya, banyak produsen sangat menyukainya untuk memproduksi gamis daily dalam jumlah banyak.
8. Wollycrepe
Lebih lanjut, kita bisa bilang bahwa wollycrepe adalah versi upgrade dari moscrepe. Kain ini menawarkan tekstur yang lebih halus, lebih lembut, dan efek jatuh yang lebih indah. Alhasil, kamu akan merasa sangat nyaman menggunakan kain ini untuk gamis sehari-hari maupun acara semi-formal.
9. Diamond Crepe
Masih di keluarga crepe, Diamond crepe punya tekstur berpasir namun lebih tipis, ringan, dan sedikit melar (stretch) dibanding jenis crepe lainnya. Oleh sebab itu, kamu sangat cocok menjadikan kain ini sebagai gamis dengan model layering atau tumpuk.
10. Ceruti Babydoll
Lalu, apakah kamu ingin menampilkan gamis yang swing-swing dan melayang indah? Ceruti Babydoll adalah pilihan utamanya. Kain ini sangat tipis, transparan, dan super jatuh. Maka dari itu, penjahit wajib menambahkan furing (lapisan dalam) saat membuat gamis dengan bahan ini.
11. Maxmara
Untuk kesan yang lebih mewah, orang-orang sering menyebut Maxmara sebagai sutra sintetis. Kain ini memiliki tekstur yang licin, halus, ringan, dan mengkilap. Namun, bedanya dengan satin, Maxmara memancarkan kilau yang lebih kalem (doff) dan elegan, sehingga sangat cocok kamu gunakan untuk gamis pesta.
12. Roberto Cavalli
Hampir mirip dengan Maxmara, Roberto Cavalli menawarkan bahan yang sedikit lebih tebal dan menyerap keringat lebih baik. Kilaunya memancarkan kesan mewah, sehingga sangat cocok kamu sulap menjadi gamis kondangan yang elegan.
13. Satin Velvet
Tak kalah mewahnya, Satin Velvet menampilkan permukaan yang glossy (mengkilap) dan licin. Kain ini memberi kesan glamor secara instan. Meskipun tidak seadem katun, banyak orang mengandalkan bahan ini sebagai opsi utama untuk gamis pesta atau kebaya muslimah.
BACA JUGA: Kain Satin: Kenali Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya
14. Sutra (Silk)
Bisa dibilang, ini adalah kasta tertinggi dari kain mewah. Sutra asli membelai kulit dengan sangat lembut, memberikan rasa adem di cuaca panas, sekaligus menghangatkan tubuh di cuaca dingin. Terlebih lagi, kain ini memancarkan kilau yang natural dan membuat gamis terlihat sangat eksklusif.
15. Shakila
Berikutnya, ada Shakila yang merupakan kain tren belakangan ini. Perpaduan antara katun dan silk membuat kain ini terasa adem, jatuh, sedikit melar (stretch), dan tidak mudah kusut. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakannya secara fleksibel untuk berbagai model gamis!
16. Crinkle
Airflow Nah, bagi pecinta baju anti-setrika, kamu pasti mencintai bahan ini! Crinkle airflow menampilkan tekstur berkerut atau lecek estetik yang permanen. Kainnya super melar, jatuh, adem, dan ironless. Tentu saja, kain ini sangat cocok menemani kamu yang anti ribet.
17. Jersey
Selain itu, ada kain jersey yang punya tingkat elastisitas sangat tinggi. Bahannya terasa tebal, jatuh menutupi tubuh, dan adem. Tidak heran jika ibu hamil dan menyusui sangat menyukai gamis dari bahan jersey karena sifatnya yang melar dan nyaman.
18. Balotelli
Sementara untuk gaya yang lebih tegas, Balotelli menampilkan ciri khas tekstur kotak-kotak kecil yang bergaris. Bahannya terasa tebal, sama sekali tidak menerawang, dan sedikit kaku sehingga sangat bagus kamu jadikan gamis berpotongan formal.
19. Tulle / Brukat
Sebagai pelengkap, penjahit biasanya tidak memakai tulle atau brukat secara berdiri sendiri, melainkan menggunakannya sebagai bahan kombinasi atau outer gamis. Motif bordirnya yang cantik, yang sering kali mendapat tambahan payet, akan menyulap gamis polos menjadi baju pesta yang memukau.
20. Rayon Twill
Terakhir namun tak kalah penting, dengan membawa bahan yang lebih tebal dari katun rayon biasa, Rayon Twill menampilkan rajutan diagonal yang membuatnya lebih kuat dan tidak mudah sobek. Kain ini tetap mewarisi sifat adem dan jatuhnya rayon, tetapi menawarkan struktur yang jauh lebih kokoh untuk gamis harian.
BACA JUGA: Rayon Viscose vs Rayon Twill, Mana Lebih Menguntungkan?
Jadi Apa Kain Yang Bagus untuk Gamis?
Pada akhirnya, ada banyak sekali pilihan kain yang bagus untuk gamis, dan semuanya kembali lagi pada kebutuhanmu. Misalnya, kalau untuk sehari-hari, kamu sebaiknya memprioritaskan kain yang adem dan menyerap keringat seperti Katun Toyobo, Rayon, atau Crinkle. Sebaliknya, untuk acara spesial, kamu bisa memilih kain yang mewah dan elegan seperti Maxmara, Silk, atau menambahkan Brukat.
Jadi, apakah kamu masih bingung menentukan bahan yang paling pas untuk desain gamis impianmu? Atau mungkin kamu ingin mencari supplier kain berkualitas dengan harga terbaik? Jangan khawatir, kamu bisa mengonsultasikannya ke V-Tex. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi WhatsApp V-Tex DI SINI
