
Cara Memakai Kerudung Pashmina Panjang Kekinian selalu menjadi sorotan utama bagi para pencinta fashion muslim yang ingin tampil modis, elegan, dan effortless setiap hari. Saat ini, kamu pasti sering melihat banyak influencer atau selebgram memadukan gaya berpakaian mereka dengan pashmina yang menjuntai indah. Oleh karena itu, kami di Vasandani Textile (V-TEX) menyadari betapa pentingnya panduan gaya ini bagi kamu yang ingin upgrade penampilan. Melalui artikel ini, kami merangkum berbagai teknik styling yang bisa kamu praktikkan langsung di rumah. Terlebih lagi, kami memastikan semua langkah menggunakan kalimat yang mudah kamu pahami agar hasil akhir hijabmu tampak sempurna dan rapi.
Kami di Vasandani Textile (V-TEX) selalu berdedikasi untuk memberikan edukasi seputar dunia kain dan fashion. Di samping itu, kami juga ingin membantu kamu menemukan gaya terbaik yang sesuai dengan bentuk wajah maupun aktivitas harianmu. Selanjutnya, mari kita bahas tuntas dari pengenalan pashmina hingga tutorial lengkap yang bisa kamu coba sekarang juga.
Mengenal Kerudung Pashmina Kekinian Lebih Dekat
Sebelum kamu mempraktikkan berbagai gaya, ada baiknya kita mengenal apa itu pashmina secara lebih mendalam. Pada awalnya, istilah “pashmina” merujuk pada jenis bahan wol kasmir halus dari Persia. Namun, seiring berkembangnya tren fashion global dan lokal, kata pashmina kini beralih makna menjadi model kerudung berbentuk persegi panjang.
Saat ini, pabrik tekstil memproduksi pashmina menggunakan berbagai jenis kain yang jauh lebih ringan dan sejuk. Kami di Vasandani Textile (V-TEX) sering merekomendasikan bahan seperti ceruty babydoll, diamond crepe, sifon, hingga spandek rayon (pashmina kaos) karena sifat bahannya yang jatuh (flowy) dan mudah kamu bentuk.
Oleh karena bentuknya yang memanjang, pashmina memberikan ruang kreativitas yang sangat luas bagi penggunanya. Kamu bisa menggulung, melilit, membiarkannya menjuntai, atau bahkan membentuknya menjadi turban. Tentu saja, kunci utama dari kenyamanan memakai pashmina terletak pada kualitas kain itu sendiri. Jika kamu memilih material yang tepat, kamu tidak akan merasa kegerahan meskipun beraktivitas seharian penuh.
7 Cara Memakai Kerudung Pashmina Panjang Kekinian
Apakah kamu sudah menyiapkan pashmina favoritmu? Jika sudah, pastikan kamu juga menyiapkan perlengkapan pendukung seperti ciput (inner hijab), jarum pentul, dan peniti. Berikut ini kami sajikan 7 cara memakai kerudung pashmina panjang kekinian:
1. Gaya Simple Casual (Satu Sisi Menjuntai)
Gaya pertama ini sangat cocok kamu gunakan untuk hangout atau pergi ke kampus. Selain prosesnya sangat cepat, hasil akhirnya memberikan kesan santai namun tetap trendi.
- Pertama, pakailah ciput ninja atau ciput rajut agar rambutmu tertutup sempurna.
- Kemudian, letakkan pashmina di atas kepala dengan panjang sisi kanan dan kiri yang berbeda (misalnya sisi kanan lebih panjang).
- Selanjutnya, sematkan jarum pentul di bawah dagu untuk menyatukan kedua sisi kain.
- Terakhir, ambil sisi pashmina yang lebih panjang, lalu sampirkan atau lempar ke belakang bahu secara perlahan. Biarkan sisi yang pendek menjuntai bebas di bagian depan.
Baca Juga: Apa Itu “Pashmina Jahat” yang Viral dan Alasan Menjadi Tren
2. Clean Hijab Look (Ikat Belakang Rapi)
Tren clean hijab sangat populer bagi kalangan wanita karir atau kamu yang menyukai tampilan minimalis tanpa banyak aksen yang mengganggu area leher.
- Langkah awal, kenakan ciput ninja yang pas di kepala.
- Setelah itu, posisikan pashmina di kepala dengan kedua sisi sama panjang.
- Lalu, lipat sedikit bagian tepi pashmina di dekat pipi agar membingkai wajah dengan tegak, dan pasang jarum pentul di bawah dagu.
- Selanjutnya, bawa kedua ujung pashmina yang menjuntai di depan ke arah belakang leher.
- Sebagai penutup, ikat kedua ujung tersebut di bagian belakang tengkuk secara rapi. Kamu bisa memasukkannya ke dalam kerah baju agar terlihat semakin clean.
3. Gaya Syar’i Menutup Dada
Siapa bilang pashmina panjang tidak bisa tampil syar’i? Kamu tetap bisa tampil kekinian sambil mempertahankan prinsip menutup dada.
- Mula-mula, gunakan ciput ninja yang menutup leher.
- Lalu, letakkan pashmina dengan sisi kiri jauh lebih pendek dari sisi kanan.
- Kemudian, sematkan jarum di bawah dagu.
- Setelah itu, tarik sisi kanan (yang panjang) memutar melewati dada ke arah pundak kiri, lalu teruskan melingkari kepala hingga ujungnya kembali ke sisi kanan.
- Terakhir, sematkan jarum pentul pada sisi kanan kepala dan biarkan sisa kain menjuntai menutupi area dada dengan elegan.
4. Turban Style Kekinian
Gaya turban memberikan kesan edgy dan modern. Kamu bisa memadukan gaya ini dengan anting hoop besar atau atasan berkerah tinggi (turtleneck).
- Pertama-tama, wajib memakai ciput ninja karena lehermu akan terlihat pada gaya ini.
- Kemudian, letakkan pashmina di kepala dengan bagian tengah berada di tengkuk belakang (bukan di atas dahi), lalu tarik kedua ujungnya ke arah depan (atas dahi).
- Selanjutnya, silangkan kedua ujung pashmina tersebut tepat di atas dahi atau ubun-ubun.
- Lalu, tarik kembali kedua ujungnya ke arah belakang dan ikat dengan kuat di area tengkuk.
- Sebagai sentuhan akhir, rapikan sisa ikatan dengan memasukkannya ke sela-sela kain turban agar tidak berantakan.
5. Pashmina Melekat Tanpa Jarum (Pinless Look)
Bagi kamu yang sering kehilangan jarum pentul atau alergi logam, gaya pinless ini adalah penyelamat sejati. Gaya ini sangat bergantung pada pashmina berbahan kaos atau spandex rayon.
- Pertama, pakai ciput yang lumayan ketat agar pashmina tidak mudah bergeser.
- Lalu, letakkan pashmina kaos di atas kepala dengan sisi kanan sedikit lebih panjang.
- Alih-alih menggunakan peniti, kamu hanya perlu menarik kedua sisi pashmina ke belakang leher dengan kencang.
- Kemudian, silangkan kedua ujung tersebut di belakang leher.
- Terakhir, tarik kembali kedua ujungnya ke depan bahu. Bahan kaos yang stretchy akan menahan bentuknya tanpa perlu bantuan jarum.
6. Gaya Drapery Elegan untuk Pesta
Untuk menghadiri undangan pernikahan atau acara formal, gaya drapery yang menghasilkan lipatan-lipatan jatuh yang mewah bisa menjadi andalanmu.
- Langkah pertama, kenakan ciput ninja, lalu letakkan pashmina sifon atau ceruty di kepala (sisi kiri pendek, sisi kanan sangat panjang).
- Selanjutnya, bawa sisi pendek ke belakang leher dan sematkan jarum pentul pada ciput di area cepol belakang.
- Setelah itu, ambil sisi kanan yang panjang, bawa ke arah sisi kiri dengan membentuk lipatan gelombang (drapery) di bawah dagu hingga ke dekat telinga kiri.
- Lalu, sematkan jarum pentul di dekat telinga kiri agar gelombang tidak lepas.
- Terakhir, bawa sisa kain memutar ke belakang kepala hingga ujungnya jatuh di sisi pundak kanan.
7. Malaysian Style yang Anggun
Gaya wanita Malaysia terkenal dengan juntaian kain yang membingkai dahi tanpa terlihat menempel ketat, menciptakan kesan wajah yang lebih tirus.
- Mula-mula, siapkan pashmina berbahan ceruty babydoll dan letakkan di kepala dengan kedua ujung sama panjang.
- Lalu, jangan langsung menyematkan jarum di dagu. Lipat bagian pinggir kain di dekat tulang pipi sedikit ke arah dalam, tarik ke bawah dagu menyisakan sedikit ruang agar bagian dahi agak melengkung.
- Setelah menyematkan peniti, ambil sisi kanan, tarik ke belakang leher, dan putar ke depan.
- Kemudian, ambil sisi kiri, bawa melebar ke arah pundak kanan dan sematkan jarum pentul pada baju bahu kanan agar menciptakan layer yang cantik menutupi sebagian dada.
Baca Juga: 10 Bahan Pashmina yang Bagus dan Jatuh, Kalian Wajib Punya!
Jadi Pilih Kerudung Pashmina Panjang Kekinian yang Mana?
Menciptakan gaya hijab yang modis ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. Dengan mengetahui berbagai cara memakai kerudung pashmina panjang kekinian, kamu bisa bereksperimen memadukan gaya pakaian harianmu agar tidak monoton. Kami menyimpulkan bahwa kunci kesuksesan memakai pashmina terletak pada dua hal: latihan yang konsisten dan pemilihan kain yang berkualitas.
Kain yang bagus akan memudahkan kamu membentuk struktur hijab, menjaga suhu kepala tetap sejuk, dan memberikan efek jatuh yang elegan. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berinvestasi pada pashmina yang terbuat dari bahan premium. Kami di Vasandani Textile (V-TEX) berkomitmen untuk terus mensuplai bahan-bahan kain terbaik untuk kebutuhan fashion kamu.
Dapatkan Kain Kerudung Pashmina Panjang Kekinian Hanya di V-TEX
Apakah kamu sedang mencari bahan kain berkualitas untuk memproduksi pashmina atau koleksi busana muslim lainnya? Kami dengan Vasandani Textile (V-TEX) menyediakan berbagai pilihan tekstil premium dengan harga grosir maupun eceran. Kami siap membantu kamu menemukan spesifikasi kain yang paling tepat untuk kebutuhan bisnismu!
Hubungi V-TEX Via Whatsapp DI SINI!
FAQ
Bagi pemula, kami sangat merekomendasikan pashmina berbahan ceruty babydoll dan pashmina kaos (rayon spandek). Bahan ceruty memiliki tekstur seperti pasir yang tidak licin sehingga mudah diam saat dipasangi jarum pentul. Sementara itu, pashmina kaos sangat melar dan menempel di kepala sehingga tidak membutuhkan banyak peniti.
Ya, kami menyarankan kamu untuk selalu menggunakan ciput, terutama ciput ninja atau ciput rajut. Ciput berfungsi menahan rambut agar tidak keluar, menyerap keringat, dan yang paling penting, menjadi fondasi agar kain pashmina yang licin tidak mudah melorot saat kamu beraktivitas.
Ukuran pashmina standar yang umum beredar di pasaran biasanya berkisar antara 175 cm x 75 cm hingga 180 cm x 75 cm. Namun, untuk gaya syar’i atau menutupi dada lebih maksimal, kamu bisa mencari pashmina jumbo dengan ukuran 200 cm x 75 cm.
Pertama, pastikan kamu mengikat rambut dengan rapi dan menggunakan cepol (scrunchie) ukuran sedang untuk menopang bentuk belakang hijab. Kedua, gunakan ciput yang pas di kepala. Terakhir, gunakan jarum pentul yang tajam dan tidak berkarat pada titik-titik krusial seperti di bawah dagu, di area tulang pipi, dan bahu.
Kami menyarankan kamu mencuci pashmina berbahan halus seperti sifon dan ceruty menggunakan tangan secara lembut, bukan mesin cuci. Selanjutnya, hindari memeras kain terlalu keras. Gunakan deterjen cair yang ringan, lalu jemur di tempat yang teduh. Saat menyetrika, gunakan suhu rendah agar serat kain tidak meleleh atau berkerut.